212 Damai Indonesiaku

Oleh Immawan Puna Irawan

IMM FPB UMY

https://i2.wp.com/static.republika.co.id/uploads/images/inpicture_slide/ribuan-umat-islam-mengikuti-aksi-super-damai-212-di-_161202095419-144.jpg

 

Berbagai kejadian kemanusiaan saat ini sungguh miris dituliskan. Berbagai penyikasaan, pelanggaran HAM, pembunuhan dan kasus kemanusiaan lainnya begitu amat akrab menyapa telinga kita. Seperti saudara muslim kita yang ada di Rohingya baru – baru ini. Hal yang hampir serupa pun telah terjadi sebelumnya di Palestina dan Aleppo. Hati hanya mampu tertegun, berdoa sembari mencucurkan air mata. Apa yang terjadi pada saudara muslimku?

Namun, kesedihan itu kini agaknya mulai lega ketika pada tanggal 212 umat muslim Indonesia menunjukkan taringnya lagi. Seakan – akan mengggugah pikiran saya bahwa masih ada “kemanusiaan” yang hidup disini. Umat Muslim Indonesia mampu memberikan contoh bagaimana saling menghargai antar agama, suku maupun ras.

Umat islam seantero penjuru tanah air menyerbu kawasan monas dan sekitarnya pada hari Jum’at, 2 desember 2016. Kedatangan umat muslim ke Jakarta mempunyai tujuan mulia yaitu aksi bela negara dan doa bersama. Kemudian aksi bersejarah ini dinamakan dengan aksi super damai 212. Aksi ini merupakan tindak lanjut dari aksi bela Islam yang sebelumnya sudah pernah dilaksanakan yaitu pada 4 november 2016 sebgai bentuk tuntutan atas kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahya Purnama (Ahok).

Hari itu sangat damai dan berkah bertepatan dengan hari Jum’at sehingga umat muslim bisa melaksanakan shalat jum’at berjamaah. Yang menarik dari aksi ini umat muslim datang berbondong-bondong dengan berbagai cara, mulai dari rombongan bus, pawai motor dan berjalan kaki. Yang paling menjadi sorotan  pada aksi ini adalah umat muslim yang berjalan di jalan Allah dari Ciamis, Jawa Barat, kemudian disebut dengan Mujahid dari ciamis. Mujahid ciamis berjalan kaki dari ciamis ke jakarta, merupakan suatu hal diluar nalar, namun persatuan umatlah yang membuat mereka kuat hingga berjalan sampai jakarta. Tidak hanya para pejalan kaki yang berkontribusi besar akan kelancaran perjalanan mujahid ciamis, para pengguna jalan, penjual gorengan, penjual roti, dan toko-toko di pinggir jalan turut membantu memulihkan tenaga mujahid dengan cara sukarela memberikan makanan dan air mineral. Mujahid ciamis mendapatkan shaf terdepan yang telah disediaka oleh ulama’ dan aparat, sebuah penghargaan yang luar biasa ditunjukan oleh umat muslim.  Hal ini merupakan gambaran islam sebagai Rahmatan Lil’alamin memanusiakan manusia dengan sebenar-benarnya, sebuah kedamaian persatuan dan kemanusiaan yang harmonis sepanjang sejarah. Sebuah pemandangan yang amat indah Ketika kawasan monas dipadati hingga 7,4 juta ummat muslim dengan baju putih dengan kepala berikat merah putih. Dikutip dari perkataan opick penyanyi religi sewaktu melakukan orasi bersama ulama’ lainya ” jika ada dari luar mengganggu ketentraman indonesia, maka 7,4 juta ummat inilah yang maju pertama untuk menumpasnya!”.

Berbeda dari aksi 411 sebelumnya, aksi ini diadakan untuk berdoa bersama memohon keselamatan dan persatuan NKRI. Ada hal menarik yang sangat menyentuh saya dari Aksi 212 ini yaitu pada saat K.H Arifin Ilham mempimpin do’a yang membuat banyak peserta menangis dan dalam do’anya, K.H Arifin Ilham meminta Allah menghujani mereka dengan Rahmat Allah sebagai pertanda diijabahinya doa – doa kawan – kawan yang melakukan aksi. Dan, tidak lama setelah do’a tersebut dipanjatkan tiba – tiba rintik hujan mulai turun membasahi seluruh peserta aksi 212. Masyaa Allah. Beberapa ulama mengatakan bahwa, jika hujan tidak turun kemungkinan akan banyak peserta yang jatuh pingsan. Namun, Kuasa Allah menurunkan hujan sehingga peserta tetap dapat mengikut aksi secara damai dan khidmat, beberapa peserta merasa mengantuk dan dapat beristirahat di atas sajadahnya. Sungguh, mengingatkan saya dengan kisah Perang Badar.

Aksi 212 berjalan dengan tertib, dengan mengindahkan peraturan-peraturan dan himbauan aparat.  Bahkan, pesert aksi sangat berhati – hati dalam langkah kakinya untuk tidak menginjak rumput yang tumbuh disekitar tempat aksi dilangsungkan. Indahnya kasih sayang umat Islam. Seketika sholat dimulai hujan turun namun ummat muslim tetap khidmat menjalakan ibadah sholat jum’at.  ulama’, aparat, masyarakat bersatu NKRI utuh, peristiwa ini diabadikan dalam sejarah Indonesia. Seusai aksi jamaah membubarkan diri dengan tertib, berjalan dan membersihkan sampah-sampah berserakan, hal ini dilakukan seluruh umat dengan tertib ulama’, jamaah, aparat secara sukarela membersihkan area aksi.

Datang kabar dari fakultas wakil dekan,fakultas pendidikan bahasa namun saya tidak diperkenankan menyebutkan nama dalam pemberitaan. Beliau ikut aksi super damai 2 desember. Kemudian saya bertanya-kepada beliau melalui pesan whatsapp diwaktu perjalanan pulangnya bersama rombongan dari yogyakarta, atau Laskar fastabiqulkhoirat. Dalam perbincangan beliau berkata”Alhamdulillah akhirnya saya bisa bergabung dengan LFK PWM DIY…Allahu Akbar…!!! Dengan kekuatan 400 orang 7 bus, 4 minibus (APV dan innova serta 2 ambukance.

Kami menggunakan Bus Pariwisata ada AC ada WiFi dan ternyata ada chargernya juga ditiap tiap kursi, dengan seat yg jarang sehingga leluasa, sebelumnya makan siang  saya membayangkan dan  membandingkan dengan saudara saudara kita yang jalan kaki dari Ciamis, Bandung dan Bogor kaki lecet lecet berdarah darah, kehujanan kepanasan saya kok nyaman banget saya ingin  nangis. Mereka, saudara saudara kita  lapar dan haus saat pasokan terlambat, menangis, mohon do’anya, kita saling mendo’akan”. Mendengar kabar dari beliau saya pun tidak bisa membendung tangis dimata, sungguh hikmah yang luar biasa dan penyesalan ketidak sertaan saya pribadi. Semoga umat muslim di indonesia ditinggikan derajatnya oleh Alloh SWT.

Dari peristiwa super damai aksi 212 seluruh ummat islam didunia pada khususnya dan ummat nonmuslim dapat melihat dan memaknai hikmah aksi ini dari segi, agama, kemanusiaan, persaudaran, rasa penghargaan hingga pesatuan yang sangat mengharukan. Betapa indahnya jika kita mau membuka diri untuk menghargai rasa kemanusiaan.

Advertisements

About immfpbumyblog

official web of IMM FPB UMY
This entry was posted in aku harus kritis and tagged , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s